syaiful
Tujuan : Mahasiswa dapat mengkonfigurasi access point dengan benar, sehingga bisa membuat hotspot area sederhana.

Alat dan bahan :

* Access Point Lengkap
* Kabel LAN Straight
* Laptop berwifi/komputer dengan wifi adapter.

Teori Singkat :
Untuk melakukan komunikasi 2 buah komputer atau lebih pada mode Infrastruktur, semua komputer yang akan dihubungkan dengan jaringan wireless harus memiliki wireless adapter atau untuk Laptop memiliki fasilitas Wi -Fi dan Access Point. Access Point dengan router didalamnya berfungsi/berperan sama seperti switch/Hub. Untuk menyetting wirelless router ini bisa menggunakan Software yang sudah tersedia dalam kemasan atau bisa menggunakan web Browser. Menggunakan web browser umumnya lebih mudah dan praktis.

Cara Kerja :

* Letakkan Access Point pada tempat yang optimum, biasanya berada di tengah-tengah dan line of sight dengan PC maupun wireless accessories (adapter dan router).
* Hubungkan AC power adapter ke socket power Access Point.
* Hubungkan ujung kabel UTP straight ke Access Point (Internet) dan ujung kabel lainnya ke Switch/hub.
* Jika Access Point sudah dipakai sebelumnya, kita reset terlebih dulu dengan memencet tombol reset di bagian belakang access point selama 30 detik pake paper clip/bolpoint.
* Nyalakan wifi laptop dan refresh pada wireless network connection. Pastikan sudah terdapat sinyal wifi dari access point kita. Koneksikan laptop dengan sinyal wifi tersebut. Biasanya kalau gak tertulis “default” pasti merek dari access point, misal “linksys”
* Cek/lihat berapa IP Address/IP Gateway dari sinyal yang kita dapat, kemudian kita buka browser dan ketikkan alamat IP tadi ke dalam address bar. Misal : 192.168.1.1
* Akan terdapat pop-up menu yang menyuruh kita untuk memasukkan username dan password dari default access point kita. Biasanya “admin” dengan password kosong atau “admin” dengan password “admin” juga. Untuk mengetahui list daftar password default silakan klik di sini. Klik OK dan kita akan menemukan halaman setting berbasis web.

* Segera ganti password default tersebut. Gantilah dengan kata yang unik dan berisikan kombinasi angka dan huruf.
* Masukkan IP Public/IP yang ada koneksi internetnya/IP yang ada bandwithnya di bagian Network/Internet Setup. Isikan lengkap dengan IP Address, SubNet Mask, Default Gateway beserta DNS Addressnya.
* Masukkan IP Local. Biasanya ada yang sudah disetting default, ada juga yang bisa disetting secara manual. Lalu aktifkan (enabled) DHCP Server agar Access Point memberikan alamat IP pada masing-masing Host secara otomatis.
* Isikan SSID/Wireless Network Name yang merupakan Nama Access Point/sinyal yang akan terdeteksi di jaringan wireless.
* Abaikan/defaultkan settingan yang lainnya. Jangan lupa klik Save Settings.
* Secara umum sudah selesai, silakan refresh pada Wireless Network Connections dan connect dengan sinyal wifi yang baru. Coba dengan membuka browser dan berinternet….
syaiful
Bagi anda yang membeli laptop baru dengan pre-installed windows 7, namun anda tetap menginginkan menggunakan windows XP dengan alasan – alasan tertentu, maka solusinya adalah dengan menjadikan laptop anda tersebut dual boot. Untuk membuat laptop anda yang memiliki windows 7 pre-installed dual boot dengan windows XP, caranya sangatlah mudah. Berikut ini adalah cara membuat laptop dengan windows 7 pre-installed bisa di dual boot dengan windows XP :
1. Membuat partisi baru
Langkah pertama yang perlu anda lakukan adalah membuat partisi baru di hardisk anda. caranya adalah dengan Klik Start dan ketikkan partition atau disk management di search box. Pilih link create and format hard disk partition yang muncul di menu.

Search dan Pilih link
Setelah itu akan muncul tab disk management. Untuk membuat partisi baru, klik kanan Drive C: dan pilih shrink volume

Shrink Volume partisi baru
Tunggu sebentar saat muncul popup window

Popup Window
Masukkan besar space hardisk di partisi baru anda, sebagai contoh yaitu saya membuat 40GB space partisi baru. Setelah itu, klik Shrink

Masukkan Besar Space Partisi
Setelah proses tersebut selesai maka akan muncul partisi baru sebesar 40 GB namun masih unallocated space. Klik kanan dan pilih new simple volume

Pilih New Simple Volume
Setelah itu pilih Format volume dengan file system NTFS dan centang perform a quick format, klik next

Klik Next untuk Format
Setela proses selesai, maka akan ada sebuah partisi baru di hardisk anda sebesar 40 GB

Partisi Baru telah Jadi
2. Menginstal XP di partisi baru
restart komputer anda dan boot dari CD bootable XP anda

Boot CD XP Bootable
saat ada pilihan partisi tempat instalasi, pilih partisi baru yang tadi anda buat.

Pilih Partisi Baru
Format partisi dengan NTFS file system (quick)

Quick Format Partisi
Lakukan instalasi seperti biasanya hingga selesai.

Install XP seperti biasa
3. Membuat Boot Loader
Setelah proses install windows XP selesai, maka saat anda menghidupkan laptop anda, anda akan langsung masuk ke windows XP. Hal ini dikarenakan Boot Loader XP mereplace Boot Loader windows 7. Untuk memunculkan menu pilihan boot (boot screen), maka anda bisa memanfaatkan freeware EasyBCD 1.72 atau versi terbarunya yaitu EasyBCD 2.0 beta.

EasyBCD
Download EasyBCD 1.72 disini (Gratis)
Download EasyBCD 2.0 Beta disini (Gratis, namun anda harus terdaftar dalam forum Neosmart Technologies)
anda juga bisa menggunakan VistaBootPRO 3.3 (Gratis) yang bisa anda download disini.

VistaBootPro
Setelah membuat boot loader dengan bantuan freeware tersebut, maka saat booting akan muncul boot screen untuk memilih windows yang anda inginkan. Sebenarnya ini tidak hanya bisa di gunakan di windows 7, bisa juga dialikasikan di windows vista.

Muncul Dual Boot Screen Menu
syaiful
USB Port
Saat ini USB (Universal Serial Bus) merupakan port koneksi standar yang digunakan oleh banyak device untuk terkoneksi ke komputer. Mulai dari USB flashdisk, kamera digital, iPhone, Handphone, hardisk eksternal maupun device lainnya menggunakan USB port sebagai port standar untuk menghubungkan perangkat tersebut dengan komputer.
Secara default, sistem operasi windows mengoptimasi USB drive untuk quick removal atau pencabutan USB Device secara cepat. Ini berarti windows secara default menonaktifkan fungsi write-catching agar USB device bisa dicabut secara langsung bahkan saat lupa menggunakan fitur “safely removal icon”.
namun tahukah anda jika ternyata matinya fitur write-catching ini membuat performa USB device seperti kecepatan baca, kecepatan copy dan kecepatan akses dari USB device tersebut menjadi lambat? Yup benar sekali..bagi anda yang ingin mengoptimasi kecepatan akses dan performa dari USB drive anda, maka anda bisa mengaktifkan fitur write-catching ini. Berikut ini langkah – langkah mengoptimasi dan mempercepat akses USB Drive anda :
1. Klik Start -> Control Panel
2. Klik System and Maintenance -> System
3. Klik Device manager dan klik continue saat muncul Tab UAC
4. Klik tanda + pada “Disk Drive” yang ada di device manager
5. Klik kanan USB storage device yang muncul dan klik properties
6. Pilih tab Policies
7. Pilih “Optimize For Performance” dan centang “Enable write caching on the disk”
8. Klik OK
Selamat, fitur write-cathing USB drive anda telah aktif dan kecepatan akses USB drive anda telah meningkat dan optimal. Anda tidak perlu khawatir, karena diaktifkannya fitur write-cathing ini sangat aman dan tidak akan merusak USB device anda, namun dengan catatan bahwa sebelum mencabut USB device tersebut, anda harus memutuskan koneksi terlebih dahulu dengan “safely removal icon” atau yang lebih dikenal dengan “safely remove hardware” yang ada di taskbar windows.
syaiful
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Pada tahun 1983, Microsoft mengumumkan pengembangan sebuah antarmuka grafis untuk sistem operasi buatannya, MS-DOS yang telah dibuat untuk sistem IBM PC dan kompatibelnya semenjak tahun 1981.
Daftar isi
• 1 Awal-awal Versi Windows
o 1.1 Windows 1.0
o 1.2 Windows 2.x
o 1.3 Windows 2.1x
• 2 Kesuksesan dengan Windows 3.0
• 3 Beralih sementara ke OS/2
• 4 Munculnya dualisme: Windows 3.1 turun ke pasar rumahan dan Windows NT turun ke pasar korporat
o 4.1 Windows 3.1
o 4.2 Windows for Workgroups
o 4.3 Windows NT
• 5 Windows 95
• 6 Windows NT 4.0
• 7 Windows 98
• 8 Windows 2000
• 9 Windows Me
• 10 Windows XP: menyatukan kedua jajaran produk
• 11 Windows Server 2003
• 12 Windows Fundamentals for Legacy PCs sebagai platform thin client
• 13 Windows Vista
• 14 Windows Home Server
• 15 Windows Server 2008
• 16 Windows 7
• 17 Sejarah sistem-sistem operasi Microsoft
o 17.1 Pergerakan versi MS-DOS
o 17.2 Pergerakan versi Windows kelas rumahan
o 17.3 Pergerakan versi Microsoft/IBM OS/2
o 17.4 Pergerakan versi Microsoft berbasis Windows NT
• 18 Sejarah Windows dalam garis waktu (timeline)

Awal-awal Versi Windows
Windows 1.0
Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows 1.0, dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Pada awalnya Windows versi 1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager, akan tetapi Rowland Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation, meyakinkan para petinggi Microsoft bahwa nama "Windows" akan lebih "memikat" konsumen. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis. Selain itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama yang dimiliki oleh MS-DOS.
Lebih jauh lagi, Apple yang menuntut Microsoft membuat Microsoft membatasi kemampuannya. Sebagai contoh, jendela-jendela di dalam Windows 1.0 hanya dapat ditampilkan di layar secara "tile" saja, sehingga jendela tersebut tidak dapat saling menimpa satu sama lainnya. Selain itu, tidak ada semacam tempat yang digunakan untuk menyimpan berkas sebelum dihapus (Recycle Bin), karena memang Apple berkeyakinan bahwa mereka memiliki hak terhadap paradigma tersebut. Microsoft pun kemudian membuang limitasi tersebut dari Windows dengan menandatangani perjanjian lisensi dengan Apple.
Windows 2.x
Windows versi 2 pun muncul kemudian pada tanggal 9 Desember 1987, dan menjadi sedikit lebih populer dibandingkan dengan pendahulunya. Sebagian besar populeritasnya didapat karena kedekatannya dengan aplikasi grafis buatan Microsoft, Microsoft Excel for Windows dan Microsoft Word for Windows. Aplikasi-aplikasi Windows dapat dijalankan dari MS-DOS, untuk kemudian memasuki Windows untuk melakukan operasinya, dan akan keluar dengan sendirinya saat aplikasi tersebut ditutup.
Microsoft Windows akhirnya memperoleh peningkatan signifikan saat Aldus PageMaker muncul dalam versi untuk Windows, yang sebelumnya hanya dapat berjalan di atas Macintosh. Beberapa ahli sejarahwan komputer mencatat ini sebagai kemunculan sebuah aplikasi yang laku secara signifikan selain buatan Microsoft sebagai awal kesuksesan Microsoft Windows.
Windows versi 2.0x menggunakan model memori modus real, yang hanya mampu mengakses memori hingga 1 megabita saja. Dalam konfigurasi seperti itu, Windows dapat menjalankan aplikasi multitasking lainnya, semacam DESQview, yang berjalan dalam modus terproteksi yang
Windows 2.1x
Selanjutnya, dua versi yang baru dirilis, yakni Windows/286 2.1 dan Windows/386 2.1. Seperti halnya versi Windows sebelumnya, Windows/286 menggunakan model memori modus real, tapi merupakan versi yang pertama yang mendukung High Memory Area (HMA). Windows/386 2.1 bahkan memiliki kernel yang berjalan dalam modus terproteksi dengan emulasi Expanded Memory Specification (EMS) standar Lotus-Intel-Microsoft (LIM), pendahulu spesifikasi Extended Memory Specification (XMS) yang kemudian pada akhirnya mengubah topologi komputasi di dalam IBM PC. Semua aplikasi Windows dan berbasis DOS saat itu memang berjalan dalam modus real, yang berjalan di atas kernel modus terproteksi dengan menggunakan modus Virtual 8086, yang merupakan fitur baru yang dimiliki oleh Intel 80386.
Versi 2.03 dan kemudian versi 3.0 mendapatkan tuntutan dari Apple karena memang versi 2.1 ini memiliki modus penampilan jendela secara cascade (bertumpuk), selain beberapa fitur sistem operasi Apple Macintosh yang "ditiru" oleh Windows, utamanya adalah masalah tampilan/look and feel. Hakim William Schwarzer akhirnya membatalkan semua 189 tuntutan tersebut, kecuali 9 tuntutan yang diajukan oleh Apple terhadap Microsoft pada tanggal 5 Januari 1989.
Kesuksesan dengan Windows 3.0
Microsoft Windows akhirnya mencapai kesuksesan yang sangat signifikan saat menginjak versi 3.0 yang dirilis pada tahun 1990. Selain menawarkan peningkatan kemampuan terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0 juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS secara serentak (multitasking), karena memang pada versi ini telah diperkenalkan memori virtual. Versi ini pulalah yang menjadikan IBM PC dan kompatibelnya penantang serius terhadap Apple Macintosh. Hal ini disebabkan dari peningkatan performa pemrosesan grafik pada waktu itu (dengan adanya kartu grafis Video Graphics Array (VGA)), dan juga modus terproteksi/modus 386 Enhanced yang mengizinkan aplikasi Windows untuk memakai memori lebih banyak dengan cara yang lebih mudah dibandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh MS-DOS.
Windows 3.0 dapat berjalan di dalam tiga modus, yakni modus real, modus standar, dan modus 386 Enhanced, dan kompatibel dengan prosesor-prosesor keluarga Intel dari Intel 8086/8088, 80286, hingga 80386. Windows 3.0 akan mencoba untuk mendeteksi modus mana yang akan digunakan, meski pengguna dapat memaksa agar Windows bekerja dalam modus tertentu saja dengan menggunakan switch-switch tertentu saat menjalankannya
• win /r: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus real
• win /s: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus standar
• win /3: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus 386 Enhanced.
Versi 3.0 juga merupakan versi pertama Windows yang berjalan di dalam modus terproteksi, meskipun kernel 386 enhanced mode merupakan versi kernel yang ditingkatkan dari kernel modus terproteksi di dalam Windows/386.
Karena adanya fitur kompatibilitas ke belakang, aplikasi Windows 3.0 harus dikompilasi dengan menggunakan lingkungan 16-bit, sehingga sama sekali tidak menggunakan kemampuan mikroprosesor Intel 80386, yang notabene adalah prosesor 32-bit.
Windows 3.0 juga hadir dalam versi "multimedia", yang disebut dengan Windows 3.0 with Multimedia Extensions 1.0, yang dirilis beberapa bulan kemudian. Versi ini dibundel dengan keberadaan "multimedia upgrade kit", yang terdiri atas drive CD-ROM dan sebuah sound card, seperti halnya Creative Labs Sound Blaster Pro. Versi ini merupakan perintis semua fitur multimedia yang terdapat di dalam versi-versi Windows setelahnya, seperti halnya Windows 3.1 dan Windows for Workgroups, dan menjadi bagian dari spesifikasi Microsoft Multimedia PC.
Fitur-fitur yang disebutkan di atas dan dukungan pasar perangkat lunak aplikasi yang semakin berkembang menjadikan Windows 3.0 sangat sukses di pasaran. Tercatat, dalam dua tahun sebelum dirilisnya versi Windows 3.1, Windows 3.0 terjual sebanyak 10 juta salinan. Akhirnya, Windows 3.0 pun menjadi sumber utama pemasukan Microsoft, dan membuat Microsoft melakukan revisi terhadap beberapa rencana awalnya.
Beralih sementara ke OS/2
Selama pertengahan hingga akhir 1980an, Microsoft dan IBM bekerja sama dalam mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut sebagai IBM OS/2. OS/2 dapat menggunakan semua kemampuan yang ditawarkan oleh mikroprosesor Intel 80286 dan mampu mengakses memori hingga 16 Megabyte. OS/2 1.0 dirilis pada tahun 1987, yang memiliki fitur swapping dan multitasking, selain tentunya mengizinkan aplikasi MS-DOS untuk berjalan di atasnya.
OS/2 versi 1.0 hanyalah sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks/command line saja. OS/2 versi 1.1 yang dirilis pada tahun 1988 menawarkan antarmuka grafis, yang disebut dengan Presentation Manager (PM). Presentation Manager ini menggunakan sistem koordinat yang sama dengan koordinat Cartesius, berbeda dengan sistem operasi Windows dan beberapa sistem GUI lainnya. Penggunaan sistem koordinat tersebut menyebabkan titik x,y 0,0 pada OS/2 diletakkan pada pojok kiri bawah layar, sementara pada Windows, peletakannya pada pojok kiri atas. OS/2 versi 1.2, yang dirilis pada tahun 1989, memperkenalkan sebuah sistem berkas baru, yang disebut dengan High Performance File System (HPFS), yang ditujukan untuk menggantikan sistem berkas File Allocation Table (FAT).
Pada awal-awal tahun 1990an, hubungan antara Microsoft dan IBM pun meregang akibat munculnya sebuah konflik. Hal ini dikarenakan mereka saling bekerja sama dalam mengembangkan sistem operasi komputer pribadi masing-masing (IBM dengan OS/2 dan Microsoft dengan Windows-nya), keduanya memiliki akses terhadap kode masing-masing sistem operasi. Microsoft menghendaki pengembangan lebih lanjut dari sistem operasi Windows buatannya, sementara IBM memiliki hasrat bahwa semua pekerjaan masa depannya haruslah dibuat berdasarkan sistem operasi OS/2. Dalam sebuah percobaan untuk mengakhiri konflik ini, IBM dan Microsoft akhirnya setuju bahwa IBM akan mengembangkan IBM OS/2 versi 2.0, untuk menggantikan OS/2 versi 1.3 dan Windows 3.0, sementara Microsoft harus mengembangkan sebuah sistem operasi baru, OS/2 versi 3.0, yang akan kemudian menggantikan OS/2 versi 2.0.
Persetujuan ini pun tidak berlangsung lama, sehingga hubungan IBM dan Microsoft pun dihentikan. IBM akhirnya melanjutkan pengembangan OS/2, sementara Microsoft mengganti nama sistem operasi OS/2 versi 3.0 (yang belum dirilis) menjadi Windows NT. Keduanya masih memiliki hak untuk menggunakan teknologi OS/2 dan Windows yang sudah dibentuk sampai pemutusan persetujuan; akan tetapi, Windows NT benar-benar ditulis sebagai sebuah sistem operasi yang baru dan sebagian besar kode bebas dari kode IBM OS/2.
Setelah versi 1.3 dirilis untuk untuk membenarkan beberapa masalah dalam OS/2 versi 1.x, IBM akhirnya merilis OS/2 versi 2.0 pada tahun 1992. Versi 2.0 ini menawarkan peningkatan yang signifikan, yakni sebuah GUI berorientasi objek, yang disebut dengan Workplace Shell (WPS), yang mencakup di dalamnya sebuah dekstop dan dianggap oleh banyak orang merupakan fitur terbaik di dalam OS/2. Microsoft pun akhirnya "menjiplak" beberapa elemen dari Workplace Shell pada sistem operasi Windows 95 yang dirilis tiga tahun kemudian. Versi 2.0 juga menawarkan API yang mendukung penuh instruksi 32-bit milik Intel 80386, sehingga menawarkan fitur multitasking yang bagus dan mampu mengalamatkan memori hingga 4 gigabyte. Meskipun demikian, banyak hal di dalam internal sistem masih menggunakan kode 16-bit, yang mengharuskan device driver juga harus ditulis dengan menggunakan kode 16-bit juga, selain tentunya beberapa hal internal lainnya. Hal ini merupakan salah satu alasan mengapa OS/2 kekurangan driver perangkat keras. Versi 2.0 juga mampu menjalankan aplikasi DOS dan Windows 3.0, karena memang IBM juga masih memiliki hak untuk menggunakan kode DOS dan Windows setelah "perceraian" hubungan antara mereka.
Pada saat itu, memang tidak jelas siapa yang menjadi pemenang dalam perlombaan yang disebut "Desktop Wars", akan tetapi pada akhirnya OS/2 tidak mampu mendapatkan pangsa pasar yang cukup meskipun IBM pada akhirnya merilis beberapa versi OS/2 yang jauh lebih hebat lagi setelah versi 2.0 ini.
Munculnya dualisme: Windows 3.1 turun ke pasar rumahan dan Windows NT turun ke pasar korporat


Logo yang digunakan oleh Microsoft Windows dari 1992 hingga 2000
Windows 3.1


Tampilan ruangan kerja Windows 3.x
Sebagai respons dari dirilisnya IBM OS/2 versi 2.0 ke pasaran, Microsoft mengembangkan Windows 3.1, yang menawarkan beberapa peningkatan minor terhadap Windows 3.0 (seperti halnya kemampuan untuk menampilkan font TrueType Fonts, yang dikembangkan secara bersama-sama dengan Apple), dan juga terdapat di dalamnya banyak sekali perbaikan terhadap bug dan dukungan terhadap multimedia. Versi 3.1 juga menghilangkan dukungan untuk modus real, sehingga hanya berjalan pada modus terproteksi yang hanya dimiliki oleh mikroprosesor Intel 80286 atau yang lebih tinggi lagi. Microsoft pun pada akhirnya merilis Windows 3.11, yang merupakan versi Windows 3.1 yang mencakup semua tambalan dan perbaikan yang dirilis setelah Windows 3.1 diluncurkan pada tahun 1992.
Windows for Workgroups
Kira-kira pada waktu yang sama, Microsoft merilis Microsoft Windows for Workgroups, yang tersedia baik sebagai tambahan untuk Windows 3.1 dan sebagai sebuah versi yang tercakup di dalamnya lingkungan dasar Windows dan tambahan kemampuan jaringan di dalam sebuah paket. Windows for Workgroups mencakup driver jaringan komputer dan stack protokol yang lebih baik, dan juga mendukung jaringan secara peer-to-peer. Salah satu download opsional untuk Windows for Workgroups adalah stack protokol TCP/IP dengan nama kode "Wolverine", yang mengizinkan akses ke Internet melalui jaringan korporat. Windows for Workgroups dirilis dalam dua versi, Windows for Workgroups 3.1 dan Windows for Workgroups 3.11. Tidak seperti versi-versi Windows sebelumnya, Windows for Workgroups 3.11 hanya berjalan di dalam modus 386 Enhanced, dan membutuhkan setidaknya mesin dengan prosesor Intel 80386SX.
Semua versi tersebut terus menerus meningkatkan laju penjualan Windows versi 3.x. Meskipun Windows 3.1x masih memiliki banyak kekurangan, yang sebelumnya telah dikoreksi oleh OS/2, seperti nama berkas yang panjang (melebihi 11 karakter, dalam format 8.3), desktop, atau proteksi sistem terhadap kelakuan aplikasi yang tidak diinginkan, Microsoft secara cepat mengambil alih pasar GUI di pangsa pasar desktop untuk IBM PC dan kompatibelnya. Windows API pun menjadi standar de-facto untuk perangkat lunak konsumen.
Windows NT
Selama waktu itu, Microsoft terus melanjutkan pengembangan sistem operasi yang barunya, yang disebut dengan Windows NT. Arsitek utama dari Windows NT adalah Dave Cutler, yang merupakan salah satu dari pemimpin arsitek sistem operasi VMS di perusahaan Digital Equipment Corporation (DEC), yang kemudian dibeli oleh Compaq yang sekarang bagian dari Hewlett-Packard. Microsoft merekrut Cutler pada tahun 1988 untuk membuat sebuah versi OS/2 yang bersifat portabel, tapi akhirnya Cutler malahan membuat sistem operasi baru.
Sebelum pindah ke Microsoft, Cutler sebenarnya sedang membuat sebuah sistem operasi penerus VMS di DEC, yang disebut dengan Mica. Dan pada saat petinggi DEC menggagalkan proyek tersebut, ia keluar dari DEC dan membawa banyak pekerja ahli bersamanya ke Microsoft. DEC memiliki keyakinan bahwa Cutler membawa kode Mica untuk digunakan oleh Microsoft dan menuntutnya. Akhirnya, Microsoft pun kalah dan pada akhirnya disuruh membayar 150 juta dolar Amerika dan memiliki kesepakatan untuk mendukung chip CPU baru buaan DEC, DEC Alpha, yang kala itu tercatat sebagai sebuah chip tercepat, agar dapat berjalan di dalam Windows NT.
Windows NT 3.1 (bidang pemasaran Microsoft menghendaki Windows NT agar terlihat sebagai kelanjutan dari Windows 3.1) akhirnya muncul pertama kali dalam bentuk Beta bagi para pengembang perangkat lunak pada bulan Juli 1992 dalam sebuah perhelatan Professional Developers Conference (PDC) yang dilangsungkan di San Fransisco, California, Amerika Serikat. Microsoft juga mengumumkan keinginannya untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus bagi Windows NT sekaligus juga pengganti Windows 3.1 pada konferensi tersebut (yang diberi nama kode Chicago), yang kemudian akan menyatukan keduanya ke dalam sebuah sistem operasi yang padu. Sistem operasi tersebut diberi nama Cairo.
Ternyata Cairo merupakan sebuah proyek yang lebih rumit dibandingkan apa yang telah diantisipasi oleh Microsoft, dan hasilnya NT dan Chicago tidak "bersatu" sampai Windows XP diluncurkan. Selain itu, bagian-bagian Cairo belum muncul di dalam sistem operasi Microsoft Windows hingga saat ini. Contohnya adalah subsistem WinFS, yang merupakan implementasi dari Object File System di dalam Cairo, memang sempat dikerjakan oleh Microsoft dalam beberapa waktu, tapi pada akhirnya Microsoft mengumumkan bahwa mereka menghentikan pengembangan WinFS dan akan menggabungkan teknologi yang dikembangkan untuk WinFS di dalam produk dan teknologi Microsoft yang lainnya, khususnya adalah Microsoft SQL Server.
Dukungan device driver untuk Windows NT juga kurang begitu banyak karena memang mengembangkan driver untuk Windows NT dianggap rumit oleh beberapa pengembang, selain tentunya Windows NT juga memiliki superioritas dalam model abstraksi perangkat kerasnya. Masalah ini telah menghantui semua versi Windows NT hingga Windows NT 5.0 (Windows 2000) keluar ke pasaran. Para programmer pun mengeluh bahwa mengembangkan device driver untuk Windows NT adalah sesuatu hal yang rumit, dan para pengembang perangkat keras juga tidak mau mengambil risiko untuk mengembangkan device driver untuk sebuah sistem operasi yang memiliki pangsa pasar terbatas. Selain itu, meskipun Windows NT menawarkan performa yang baik dan mampu mengekspolitasi sumber daya sistem secara lebih efisien, dalam beberapa sistem dengan perangkat keras terbatas, Windows NT dianggap sebagai sistem yang boros sumber daya. Hal ini mengakibatkan munculnya opini publik bahwa Windows NT hanya cocok untuk mesin-mesin yang besar dan juga jauh lebih mahal (seperti halnya workstation dengan DEC Alpha atau Intel Pentium yang kala itu memang masih baru). Windows NT juga tidak dapat bekerja untuk pengguna pribadi karena kebutuhan sumber dayanya yang tinggi. Selain itu, GUI yang digunakannya hanyalah salinan dari GUI Windows 3.1, yang masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Workplace Shell milik OS/2, sehingga alasan Windows NT merupakan pengganti bagi Windows 3.1 tidaklah masuk akal.
Akan tetapi, fitur-fitur tersebutlah yang membuat Windows NT pilihan yang sempurna untuk pangsa pasar server jaringan lokal (LAN), yang pada tahun 1993 sedang mengalami booming besar-besaran, seiring dengan komoditas jaringan di dalam kantor telah meningkat secara drastis. Fitur-fitur jaringan dalam Windows NT menawarkan beberapa pilihan konektivitas jaringan yang luas dan juga tentunya sistem berkas NTFS yang efisien. Windows NT 3.51 merupakan primadona Microsoft saat terjun ke pasar ini, yang kemudian mengambil alih sebagian besar pangsa pasar yang sebelumnya dimiliki oleh Novell Netware beberapa tahun ke depan.
Salah satu peningkatan terbesar dari Windows NT adalah Application Programming Interface (API) 32-bit yang baru, yang dibuat untuk menggantikan Windows API 16-bit yang sudah lama. API 32-bit ini dinamakan dengan Win32 API, dan dari sanalah Microsoft menyebut API 16-bit yang lama sebagai Win16. Win32 API memiliki tiga buah implementasi utama: satu untuk Windows NT (yang merupakan Win32 API terlengkap dengan dukungan ANSI ataupun Unicode), satu untuk Win32s (yang merupakan bagian dari Win32 yang dapat digunakan di atas sistem Windows 3.1), dan juga satu lagi untuk Chicago (yang hanya mendukung ANSI). Hal ini menyebabkan kompatibilitas yang tinggi antara Chicago dan Windows NT, meskipun pada dasarnya kedua sistem tersebut adalah sangat jauh berbeda jika dilihat dari arsitektur dasarnya.
Windows NT merupakan sistem operasi Windows pertama yang dibuat dengan menggunakan kernel hibrida, setelah pada versi-versi sebelumnya hanya menggunakan kernel monolithic saja.
Windows 95


Tampilan layar Microsoft Windows 95.
Setelah Windows 3.11, Microsoft mulai memulai pengembangan sebuah versi Windows yang berorientasi kepada pengguna yang diberi nama kode Chicago. Chicago didesain agar mmeiliki dukungan terhadap multitasking secara pre-emptive 32-bit seperti halnya yang terdapat di dalam OS/2 dan Windows NT, meskipun kernel 16-bit masih terdapat di dalamnya demi alasan kompatibilitas ke belakang. Win32 API yang pertama kali diperkenalkan pada Windows NT pun diadopsi sebagai sebuah standar antarmuka pemrograman baru yang berbasis 32-bit, dengan kompatibilitas Win16 juga dipertahankan dengan menggunakan sebuah teknik yang dinamakan dengan "thunking". GUI yang baru juga dimiliki oleh sistem operasi, meskipun pada awalnya Microsoft tidak merencanakannya sebagai bagian dari sistem operasi saat dirilis. Memang beberapa elemen antarmuka pengguna yang dimiliki oleh Cairo dipinjam dan ditambahkan kepada sistem operasi tersbut sebagai aspek lainnya dari versi itu (khususnya fitur Plug and Play).
Microsoft tidak mengganti semua kode Windows menjadi 32-bit; banyak bagian di dalamnya masih berupa 16-bit (meskipun tidak menggunakan modus real secara langsung), demi alasan kompatibilitas ke belakang, kinerja, dan waktu pengembangan. Hal ini dan fakta bahwa banyaknya kelemahan dalam desain versi-versi Windows sebelumnya, membuat sistem operasi yang baru ini terganggu efisiensi dan stabilitasnya.
Akhirnya, bagian marketing Microsoft menggunakan nama Windows 95 sebagai nama produk bagi Chicago, saat dirilis pada tanggal 24 Agustus 1995. Microsoft memiliki dua keuntungan dari peluncuran ini: 1) adalah mustahil bagi para konsumen untuk menjalankan Windows 95 pada sistem operasi DOS bukan buatan Microsoft yang jauh lebih murah; 2) meskipun jejak-jejak DOS tidaklah pernah dicabut dari sistem operasi tersebut, malahan versi tersebut menancapkan sebuah versi DOS untuk dimuat sebagai bagian dari proses booting, Windows 95 berjalan dengan sendirinya di dalam modus 386 Enhanced, dengan menggunakan memori virtual dan model pengalamatan memori flat 32-bit. Fitur-fitur itu menjadikan aplikasi Win32 untuk mengalamatkan RAM virtual sebanyak maksimal 2 gigabyte (dengan 2 gigabyte sisanya dicadangkan untuk sistem operasi), dan dalam teorinya mencegah aplikasi tersebut untuk mengganggu ruangan memori yang dimiliki oleh aplikasi Win32 lainnya tanpa adanya persetujuan dari sistem operasi. Dalam hal ini, memang fungsionalitas Windows 95 mendekati apa yang dimiliki oleh Windows NT, meskipun Windows 95/98/Me tidak mendukung memori melebihi 512 megabyte tanpa menyunting konfigurasi sistem yang merepotkan.
Di balik kesuksesan Microsoft, IBM terus melanjutkan pasar OS/2, dengan memproduksi OS/2 versi 3.0 dan OS/2 Warp (versi 4.0). IBM merespons keluhan yang diajukan oleh para konsumen mengenai kebutuhan perangkat keras komputer yang tinggi yang diminta oleh OS/2 versi 2.0, OS/2 versi 3.0 pun dibuat jauh lebih ramping dengan melakukan optimalisasi pada ukuran dan kecepatan. Sebelum Windows 95 dirilis, OS/2 Warp 3.0 bahkan telah dibundel dalam beberapa penyedia perangkat keras mayor di Jerman. Akan tetapi, dengan dirilisnya Windows 95, OS/2 lagi-lagi kehilangan pangsa pasarnya kembali, diambil alih oleh Windows 95.
Mungkin tidak mungkin untuk mencari tahu apa alasan mengapa OS/2 gagal dalam mendapatkan pangsa pasar yang besar. Walaupun OS/2 terus dapat menjalankan aplikasi Windows 3.1, sebenarnya sudah tidak ada yang kekurangan lagi, kecuali pada sebagian kecil dari Windows API yang disebut Win32s. Tidak seperti Windows 3.1, IBM tidak memiliki akses terhadap kode sumber Windows 95 dan tidak mau menggunakan waktu dan sumber daya yang ada untuk melakukan emulasi terhadap Win32 API. IBM juga memperkenalkan OS/2 pada kasus Amerika Serikat versus Microsoft, dengan menyalahkan taktik marketing pada bagian Microsoft, tapi banyak orang mungkin setuju bahwa masalah di dalam bagian marketing IBM lah dan dukungannya yang sangat kurang dari para pengembang perangkat lunak yang meyebabkan kegagalan-kegagalan OS/2.
Sebelum menggantinya dengan versi Windows yang baru, Microsoft merilis Windows 95 dalam lima versi berbeda, yakni sebagai berikut:
• Windows 95 - rilis yang sebenarnya dari Windows 95
• Windows 95 A - mencakup pembaruan Windows 95 Original Service Release 1 (OSR1) yang dimasukkan secara langsung terhadap instalasi.
• Windows 95 B - mencakup beberapa pembaruan mayor lainnya, seperti halnya sistem berkas FAT32, dan Internet Explorer 3.0. Versi ini juga dikenal dengan Windows 95 OSR2, atau banyak orang di Indonesia menyebutnya sebagai Windows 97.
• Windows 95 B USB - atau Windows 95 OSR2.1 merupakan versi Windows 95 yang menawarkan dukungan terhadap perangkat keras berbasis bus Universal Serial Bus/USB.
• Windows 95 C - atau Windows 95 OSR2.5 mencakup semua fitur di atas, ditambah Internet Explorer 4.0. Versi ini merupakan versi yang paling terakhir dirilis dari seri Windows 95.
Windows 95 OSR2, OSR2.1 dan OSR2.5 tidaklah dirilis untuk publik, akan tetapi hanya kepada OEM saja yang mau menggunakan sistem operasi tersebut ke dalam komputer buatannya. Beberapa perusahaan OEM bahkan menjual hard disk baru dengan sistem operasi Windows 95 OSR2 di dalamnya.
Selain fitur yang terkandung di dalam Windows 95, Microsoft juga memperkenalkan Microsoft Plus! for Windows 95 yang mencakup beberapa fitur tambahan yang tidak dimiliki oleh Windows 95.
Windows NT 4.0


Tampilan layar Windows NT 4.0 Server.
Microsoft merilis Windows NT 4.0, sebagai penerus Windows NT 3.x yang sukses mengancam dominasi Novell Netware dan UNIX di pasar korporat. Windows NT 4.0 ini pada awalnya dikembangkan sebagai sebuah bagian dari usaha untuk memperkenalkan Windows NT kepada pasar workstation. NT 4.0 memiliki antarmuka yang sama dengan Windows 95, tetapi menggunakan kernel yang sama dengan Windows NT, sehingga lebih stabil. Memang, ada sebuah patch tambahan yang tersedia untuk Windows NT 3.51 yang mampu membuat NT 3.51 agar mirip seperti NT 4.0, tapi sangat tidak stabil dan memiliki banyak bug. Antarmuka pengguna tersebut pada awalnya memang dikembangkan di atas Windows NT, tapi karena Windows 95 dirilis terlebih dahulu sebelum NT 4.0, maka orang cenderung berpikir "Windows NT 4.0 adalah jiplakan dari Windows 95."
Windows NT 4.0 datang dalam empat versi:
• Windows NT 4.0 Workstation
• Windows NT 4.0 Server
• Windows NT 4.0 Server, Enterprise Edition (yang mencakup dukungan terhadap clustering dan SMP hingga 8-way)
• Windows NT 4.0 Terminal Server
Windows 98


Tampilan layar Windows 98.
Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.
Windows 98 mengundang kontroversi saat Microsoft memasukkan penjelajah web Microsoft Internet Explorer ke dalam sistem operasi dan tidak dapat dicabut, sehingga menjadikan Windows Explorer dan GUI Windows mampu menampilkan direktori seolah-olah halaman web. Hal ini membuka kasus baru, yang disebut sebagai Amerika Serikat versus Microsoft, yang menanyakan mengapa Microsoft repot-repot menjaga dominasinya di dalam sistem operasi komputer pribadi untuk berkompetisi dengan para pesaingnya seperti Netscape dan IBM dengan cara yang tidak jujur.
Pada tahun 1999, Microsoft merilis Windows 98 Second Edition, sebuah rilis yang menawarkan banyak peningkatan dibandingkan versi sebelumnya. Internet Connection Sharing, yang merupakan sebuah bentuk dari Network Address Translation, yang mengizinkan beberapa mesin di dalam sebuah jaringan lokal agar dapat menggunakan satu buah jalur koneksi Internet bersama-sama pun diperkenalkan pada versi ini. Banyak masalah minor di dalam Windows yang lama telah dikoreksi, yang menjadikan Windows 98 menurut banyak orang sebagai sebuah versi Windows 9x yang paling stabil di antara semua versi Windows 9x lainnya.
Windows 2000


Logo yang digunakan oleh Microsoft Windows selama tahun 2000-2001


Tampilan desktop Windows 2000
Microsoft merilis Windows 2000 pada 17 Februari 2000, sebuah versi yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Windows NT 5.0 atau "NT 5.0". Versi Windows 2000 ditujukan untuk dua pangsa pasar, yakni pangsa pasar workstation dan juga pangsa pasar server.
Di antara fitur-fitur Windows 2000 yang paling signifikan adalah Active Directory, sebuah model jaringan pengganti model jaringan NT domain, yang menggunakan teknologi yang merupakan standar industri, seperti Domain Name System (DNS), Lightweight Directory Access Protocol (LDAP), dan Kerberos untuk menghubungkan antara sebuah mesin ke mesin lainnya. Windows Terminal Services juga, yang pada Windows NT 4.0 hanya terdapat di dalam satu produk saja, pada Windows 2000 terdapat dalam semua versi server. Fitur-fitur baru yang diadopsi dari Windows 98 juga ditanamkan di dalamnya, seperti Device Manager yang telah ditingkatkan (dengan menggunakan Microsoft Management Console), Windows Media Player, dan DirectX 6.1 (yang memungkinkan sistem operasi berbasis kernel Windows NT untuk menjalankan game). Windows 2000 juga merupakan versi Windows berbasis kernel NT terakhir yang tidak mengharuskan penggunanya untuk melakukan aktivasi terhadapnya.
Meskipun Windows 2000 dapat memperbarui komputer yang sebelumnya menjalankan Windows 98, Windows 2000 tidaklah dianggap sebagai produk yang cocok untuk pengguna rumahan. Alasannya banyak, di antaranya adalah kurangnya device driver untuk banyak perangkat pengguna seperti pemindai (scanner) dan juga pencetak (printer), pada saat dirilis. Situasi tersebut akhirnya berbalik pada saat Windows XP dirilis oleh Microsoft.
Windows 2000 tersedia dalam enam edisi, yakni:
• Windows 2000 Professional
• Windows 2000 Server
• Windows 2000 Advanced Server
• Windows 2000 Datacenter Server
• Windows 2000 Advanced Server Limited Edition
• Windows 2000 Datacenter Server Limited Edition
Windows Me


Tampilan Windows Millennium Edition screenshot


Logo Windows Me
Pada bulan September 2000, Microsoft memperkenalkan Windows Millennium Edition (dikenal juga dengan sebutan Windows Me atau Windows ME). Versi ini memperbarui Windows 98 dengan dukungan multimedia dan Internet yang lebih baik. Versi ini juga memasukkan fitur "System Restore," yang mengizinkan para penggunanya untuk mengembalikan keadaan sistem ke sebuah titik yang dikenal baik-baik saja, pada saat sistem operasi mengalami kegagalan. System Restore menjadi fitur yang masih dipertahankan pada Windows XP. Versi ini juga memperkenalkan Windows Movie Maker versi pertama.
Windows Me dibuat dalam waktu yang singkat, kira-kira hanya satu tahun, yang ditujukan hanya untuk mengisi kekosongan rilis antara Windows 98 dan Windows XP sebagai sistem operasi untuk kelas rumahan. Fitur-fitur yang terdapat di dalam Windows Me (seperti Internet Explorer 5.5, Windows Media Player 7.0, dan Microsoft DirectX 7.1) bahkan bisa diperoleh secara gratis dari situs Windows Update, kecuali System Restore. Hasilnya, Windows Me pun tidak dianggap sebagai sebuah sistem operasi yang unik di antara saudara-saudaranya dari keluarga Windows 9x, Windows 95 dan Windows 98. Windows Me juga dikritik karena munculnya masalah kestabilan, dan juga dukungan terhadap MS-DOS yang berjalan di dalam modus real. Orang-orang bahkan menyebut Windows Me sebagai Windows Mistake Edition.
Windows Me merupakan sistem operasi terakhir yang dibuat berdasarkan kernel monolithic Windows 9x dan MS-DOS. Versi ini pun menjadi versi terakhir sistem operasi Windows yang tidak memiliki Windows Product Activation (WPA).
Windows XP: menyatukan kedua jajaran produk


Logo Microsoft Windows yang didesain ulang oleh Microsoft saat merilis Windows XP, yang digunakan hingga 4 Desember 2006


Tampilan Windows XP menampilkan folder Sample Pictures, Sample Music, dan Control Panel, dengan tema Luna dan desktop Bliss.
Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode "Whistler" selama pengembangan. Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua.
Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.
Windows XP tersedia dalam beberapa versi:
• Windows XP Home Edition, yang ditujukan untuk pasar desktop dan laptop rumahan.
• Windows XP Home Edition N, sama seperti Home Edition yang biasa, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena memang peraturan Uni Eropa tidak memperbolehkannya.
• Windows XP Professional, yang ditujukan bagi para power user dan pebisnis.
• Windows XP Professional N, sama seperti Professional Edition, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena peraturan Uni Eropa tidak mengizinkannya.
• Windows XP Media Center Edition (MCE), dirilis pada bulan November 2002, merupakan Windows XP Home Edition yang ditujukan untuk dektop dan laptop dengan penekanan pada hiburan rumahan.
o Windows XP Media Center Edition 2003
o Windows XP Media Center Edition 2004
o Windows XP Media Center Edition 2005, yang dirilis pada 12 Oktober 2004.
• Windows XP Tablet PC Edition, yang ditujukan untuk PC Tablet (PC dengan layar sentuh)
o Windows XP Tablet PC Edition 2005
• Windows XP Embedded, yang ditujukan untuk sistem benam (embedded system)
• Windows XP Starter Edition, yang ditujukan untuk para pengguna komputer di beberapa negara berkembang.
• Windows XP Professional x64 Edition, yang dirilis pada 25 April 2005 untuk sistem-sistem rumahan dan workstation yang menggunakan prosesor 64-bit yang berbasiskan set instruksi x86-64 (AMD64 atau Intel EM64T).
• Windows XP 64-bit Edition, merupakan sebuah versi Windows XP yang ditujukan untuk jajaran prosesor Intel Itanium, yang mempertahankan kompatibilitas dengan aplikasi 32-bit dengan menggunakan emulator perangkat lunak. Versi ini sama saja dengan Windows XP Professional, dari segi fitur-fiturnya. Produk ini dihentikan pada bulan September 2005 saat vendor terakhir workstation berbasis prosesor Itanium menghentikan produk-produknya sebagai "workstation", karena memang mereka cenderung memfokuskan Itanium sebagai basis komputer server.
o Windows XP 64-bit Edition 2003, dibuat berbasiskan basis kode Windows NT 5.2 (sama seperti Windows Server 2003).
Windows Server 2003


Desktop dan menu Start Windows Server 2003.
Pada tanggal 24 April 2003, Microsoft meluncurkan Windows Server 2003, sebuah pembaruan untuk sistem operasi Windows 2000 Server, yang menawarkan banyak fitur-fitur keamanan yang baru, pemandu "Manage Your Server wizard" yang menyederhanakan peranan sebuah mesin yang menjalankannya, dan juga peningkatan kinerja. Windows Server 2003 menggunakan kernel Windows NT versi 5.2.
Di dalam Windows Server 2003, beberapa layanan yang tidak terlalu dibutuhkan di dalam lingkungan server dinonaktifkan secara default, terutama "Windows Audio" dan "Themes" demi alasan kestabilan; Agar dapat menggunakan suara dan tampilan yang sama dengan Windows XP, pengguna harus mengaktifkannya secara manual, melalui snap-in Microsoft Management Console Services.msc Selain itu, akselerasi perangkat keras untuk kartu grafis juga dimatikan; lagi-lagi pengguna harus mengaktifkannya secara manual, tentu saja jika device driver yang digunakan "bisa dipercayai".
Pada bulan Desember 2005, Microsoft merilis Windows Server 2003 R2, yang merupakan Windows Server 2003 Service Pack 1 ditambah dengan beberapa paket tambahan. Di antara semua fitur-fitur barunya adalah fitur-fitur manajemen untuk kantor-kantor cabang, dan integrasi identitas yang luas.
Windows Server 2003 tersedia dalam lima buah edisi:
• Windows Server 2003, Web Edition
• Windows Server 2003, Standard Edition
• Windows Server 2003, Enterprise Edition (32-bit dan 64-bit)
• Windows Server 2003, Datacenter Edition
• Windows Server 2003, Small Business Server
Windows Fundamentals for Legacy PCs sebagai platform thin client


Tampilan desktop Windows Fundamentals for Legacy PCs
Pada bulan Juli 2006, Microsoft merilis sebuah versi Windows XP Service Pack 2, yang ditujukan untuk pasar thin-client, yang disebut sebagai Windows Fundamentals for Legacy PCs (WinFLP). WinFLP hanya tersedia bagi para pelanggan Microsoft Software Assurance. Tujuan dibuatnya WinFLP adalah untuk memberikan pilihan upgrade kepada para pelanggannya yang masih menggunakan Windows 95, Windows 98, Windows Me, dan Windows NT Workstation. Sebagian besar aplikasi pengguna dijalankan di atas mesin jarak jauh dengan menggunakan Terminal Services atau Citrix.
Windows Vista


Windows Vista logo.
Setelah meraih kesukesan besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut dengan Windows Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006 [1] bagi kalangan bisnis sementara untuk kalangan pengguna rumahan dirilis pada tanggal 30 Januari 2007. Windows Vista memang dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang terbatas, yang disebut sebagai User Account Control (UAC), untuk menggantikan filosofi "administrator-by-default" yang diberlakukan pada Windows XP. Windows Vista juga memperkenalkan fitur grafik yang jauh lebih "memikat", yang disebut dengan Windows Aero GUI, aplikasi yang baru (seperti halnya Windows Calendar, Windows DVD Maker dan beberapa game baru termasuk Chess Titans, Mahjong, dan Purble Place). Selain itu, Windows Vista juga menawarkan versi Microsoft Internet Explorer yang lebih aman, serta Windows Media Player versi baru (versi 11).


Windows Vista, menampilkan antarmuka grafis Aero-nya yang memikat, Welcome screen dan menu Start.
Windows Vista menggunakan nomor versi 6.0, sehingga memang terdapat perbedaan versi yang signifikan jika dibandingkan dengan Windows XP yang menggunakan nomor versi 5.1 atau Windows Server 2003 (5.2). Karena, memang Windows Vista memiliki banyak perbedaan yang mendasar, khususnya pada bagian arsitektur dasar sistem operasi.
Windows Vista dijual dalam beberapa edisi:
• Windows Vista Starter
• Windows Vista Home Basic
• Windows Vista Home Premium
• Windows Vista Business
• Windows Vista Enterprise
• Windows Vista Ultimate
Windows Home Server


Windows Home Server Console
Windows Home Server (sebelumnya memiliki nama kode Q singkatan dari Quattro) merupakan sebuah produk server yang diturunkan dari Windows Server 2003, yang didesain khusus untuk digunakan oleh para konsumen dari pengguna rumahan. Sistem operasi ini diperkenalkan pada tanggal 7 Januari 2007 oleh Bill Gates. Windows Home Server dapat dikonfigurasikan dan dipantau dengan menggunakan program console yang dapat diinstalasikan pada sebuah PC klien. Windows ini memiliki fitur Media Sharing, backup terhadap drive lokal dan drive jarak jauh, dan duplikasi berkas.
Windows Server 2008
Windows Server 2008, adalah sebuah versi baru Windows Server, yang dijadwalkan untuk dirilis pada tanggal 27 Februari 2008. Pada saat pengembangannya, Windows Server memiliki nama kode "Windows Server Codenamed Longhorn." Windows Server 2008 dibangun di atas beberapa keunggulan teknologi dan keamanan yang pada awalnya diperkenalkan dengan Windows Vista, dan ditujukan agar bisa lebih modular secara signifikan, ketimbang pendahulunya, Windows Server 2003.
Windows 7
Rilis selanjutnya setelah Windows Vista dikenal sebagai Windows 7, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blackcomb dan Vienna.
Sejarah sistem-sistem operasi Microsoft
Pergerakan versi MS-DOS
• MS-DOS dan PC-DOS
• Windows 95 (MS-DOS 7.0)
• Windows 95 OEM Service Release 2.x, Windows 98 (MS-DOS 7.1)
• Windows Millennium Edition (MS-DOS 8.0)
Pergerakan versi Windows kelas rumahan
• Windows 1.0
• Windows 2.0
• Windows 2.1 (alias Windows/286 and Windows/386)
• Windows 3.0, Windows 3.1, Windows 3.1 for Workgroups, Windows 3.11, Windows 3.11 for Workgroups (WfW)
• Windows 95 (Windows 4.0)
• Windows 98 (Windows 4.1)
• Windows Millennium Edition (Windows 4.9)
Pergerakan versi Microsoft/IBM OS/2
• OS/2 1.0
• OS/2 1.1
• OS/2 1.2
• OS/2 1.3
Pergerakan versi Microsoft berbasis Windows NT
• Windows NT 3.1, 3.5
• Windows NT 4.0
• Windows 2000 (Windows NT 5.0)
• Windows XP (Windows NT 5.1)
• Windows Server 2003, Windows XP 64-bit Edition 2003 (Windows NT 5.2)
• Windows XP Professional x64 Edition (Windows NT 5.2)
• Windows Fundamentals for Legacy PCs (Windows NT 5.1)
• Windows Vista (Windows NT 6.0)
Sejarah Windows dalam garis waktu (timeline)

Tanggal 16-bit 32-bit 64-bit
20 November 1985
Windows 1.0

9 Desember 1987
Windows 2.0

22 Mei, 1990
Windows 3.0

6 April 1992
Windows 3.1

27 Oktober 1992
Windows for Workgroups 3.1

27 Juli 1993
Windows NT 3.1

8 November 1993
Windows for Workgroups 3.11

21 September 1994
Windows NT 3.5

30 Mei 1995
Windows NT 3.51

24 Agustus 1995
Windows 95

24 Agustus 1996
Windows NT 4.0

25 Juni 1998
Windows 98

9 Mei 1999
Windows 98 SE

17 Februari 2000
Windows 2000

14 September 2000
Windows Me

25 Oktober 2001
Windows XP

25 April 2003
Windows Server 2003

18 Desember 2003
Windows XP Media Center Edition 2003

12 Oktober 2004
Windows XP Media Center Edition 2005

25 April 2005
Windows XP Professional x64 Edition

8 Juli 2006
Windows Fundamentals for Legacy PCs

30 November 2006
Windows Vista untuk penggunaan dalam bisnis

30 Januari 2007
Windows Vista untuk penggunaan dalam rumahan. Dirilis dalam 50 negara secara serentak.
Kuartal keempat 2007 Windows Home Server

27 Februari 2008[2]
Windows Server 2008

22 Oktober 2009
Windows 7

Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Microsoft_Windows"
VNC
syaiful
Pengertian

VNC (Virtual Network Connections) adalah software yang dapat digunakan untuk meremot, melihat aktivitas dari suatu komputer dan berinteraksi dengan satu komputer melalui komputer lain dalam jaringan lokal maupun internet. Manfaat dari VNC ini dapat mempermudah pengawasan system kerja.
Keungulan VNC di bandingkan dengan software lainnya :
1. Multi platform, server ini dapat di gunakan dengan baik di lingkungan Windows,Linux,Beos,Macintos, Unix dll. Dan penggunaanya pun juga dapar dilakukan secara koontas platform. VNC client dan VNC Server saling di akses misalnya dari sistem Windows ke sistem Linux maupun sebaliknya.
2. Client-server. Terdiri dari apikasi server dan client dan harus di instal di kedua sisi.
3. HTTP support. VNC dapat di akses menggunakan default port 5900 atau 5901.untuk TCP maupun port 5800 atau 5801 untuk HTTP. Jadi sebuah VNC server juga dapat diakses oleh VNC client menggunakan sebuah browser seperti Mozilla Firefox, Opera, dan Internet Explorer dengan menggunakan java aplet.
4. Transparan. Apabila sebuah komputer Windows dipasang VNC server, akan muncul sebuah icon kecil logo VNC di sebelah kanan taskbar yang akan berubah warna apabila komputer tersebut sedang diakses. VNC juga mengharuskan kita memasang password untuk bisa diaktifkan. Sebelum password dipasang, ia tidak akan mau bekerja.
5. Across internet. Cukup dengan mengetahui nomor IP address dan password VNC tujuan maka kita dapat memperlakukannya menjadi program semacam PC Anywhere untuk mengontrol komputer dari jarak jauh melalui internet.
6. Open Source. C bersifat Open Source dengan lisensi GPL (General Publik License). Dalam arti, kita bisa dengan leluasa menggunakan dan mendistribusikannya.
VNC di Windows Xp

Installasi VNC di Windows Xp
Menginstal VNC pada Windows Xp tidaklah terlalu sulit hanya dengan menjalankan file executable instalasinya. Dan menginstalnya singkat . semisal kita menggunakan vnc-3.3.7-x86_win32.exe.
Berikut adalah cara menginstall VNC pada Operating System Windows Xp:
1. Double klik pada file instalasinya, misalnya : VNC.3.3.7-x86_win32.exe.
2. Setelah tampilan window welcome & muncul jebdela lisensi, kemudian kita akan diminta memasukkan lokasi software & komponen apa saja yang dipilih.
3. Kemudian setelah menentukan folder untuk start menu, instalisasi akan meminta kita untuk memilih beberapa opsi tambahan berupa pembuatan icon di desktop & mendaftarkan sebagai system service
4. Setelah tampilan review, proses instalasi akan berjalan sampai selesai. Setelah itu kita akan diminta memasukkan password untuk dapat menjalankan service-nya dan memberi check pada bagian Accept Socket Connections. Enable Java Viewer akan mengaktifkan kemampuan akses VNC menggunakan Java aplet. Sedangkan beberapa opsi lain adalah untuk disconnect & tampilan secara remote. Setelah click Apply & OK maka instalasi VNC server & client di Windows XP telah selesai dan dapat langsung digunakan.
5. Service VNC di Windows telah dapat digunakan baik sebagai server maupun client.
VNC di LINUX



Installasi VNC di Linux (OpenSuse 11.0)
Berikut adalah langkah-langkah untuk menginstall VNC di Linux Opensuse 11.0 :
1. Pilih dan klik Computer> Control Center pada desktop gnom
2. Klik Remote Desktop
3. . Ketika jendela Remote Desktop Preferences muncul, silakan ikuti diagram di bawah ini

NetMeeting
Secara default, Aplikasi NetMeeting pada Operating Sistem Windows XP tersembunyi. Aplikasi NetMeeting ini digunakan untuk membuat virtual meeting, untuk keperluan sharing data pada internet atau intranet, dan share video anda dengan user/pengguna lain dalam area yang luas/jarak jauh.
Installasi NetMeeting
Berikut adalah cara menginstall NetMeeeting
1. Klik menu Start dan pilih Run.
2. Ketik Conf lalu klik OK.
3. Jika muncul jendela konfigurasi NetMeeting, klik Next.
4. Masukkan data personal anda, lalu klik Next.
5. Pilih Directory dan klik Next.
6. Pilih Media Koneksi dan klik Next.
7. Konfigurasi shortcut sesuai dengan pilihan anda dan klik Next
8. Klik Next untuk pilihan konfigurasi volume dan klik Next lagi untuk konfirmasikan bahwa mikrofon anda bekerja.
9. Klik Finish.
10. NetMeeting siap untuk digunakan.
syaiful
Pengertian
IP Messenger adalah salah satu alat yang mengagumkan yang memungkinkan Anda untuk chatting di LAN atau jaringan dengan orang lain apabila mereka menggunakan perangkat lunak yang sama. Software perlahan mendeteksi orang yang menggunakan jaringan dalam dan menambah kepada mereka daftar Anda dengan nama ditetapkan dalam perangkat lunak.
Fitur – fitur atau layanan pada IP Messenger:
• Multi Platform (Windows, MacOS X dan Unix). Multi Platform (Windows, MacOS X dan Unix).
• Open source dan gratis download. Open source dan gratis download.
• Memungkinkan transfer File dan Folder di sepanjang jaringan.
• Broadcast mendukung Pesan untuk kisaran alamat IP.
• Anda dapat mengunci pesan Anda dengan password ketika dikirim ke pengguna lainnya. Anda bahkan dapat mengatur status Anda.
• Mendukung NIC ekstensi dalam versi terbaru.
• Pesan dapat login jika anda tidak sengaja menutup kotak pesan.
• Menunjukkan alamat IP, login user, nama mesin pengguna lain.
• Kirim pesan dari command prompt seperti ini

Command Line support Command Line dukungan
ipmsg.exe [port] /MSG [/LOG][/SEAL] ipmsg.exe [port] / MSG [/ LOG] [/ SEAL]
ex) C:\> ipmsg.exe /MSG /SEAL localhost Hello. mantan) C: \> ipmsg.exe / MSG / SEAL localhost Halo.

Perangkat lunak yang sangat baik yang kita gunakan di kantor tanpa masalah. Ini memberikan kita solusi yang mudah karena cepat dan kita tidak mendapat keluhan dari server mail kita juga.Jadi jika Anda mencari chat software yang bekerja pada LAN, ini bisa menjadi jawaban Anda.

Kerja IP Messenger

Untuk mengirim pesan, IP-Messenger menggunakan program yang disebut mengirim bersih yang merupakan bagian dari Windows dan terinstal secara default pada Windows 2000, Windows NT dan Windows XP. Untuk menerima pesan, penerima tidak harus memiliki perangkat lunak tambahan terpasang.

Persyaratan

IP-Messenger hanya akan bekerja pada Windows 2000, Windows NT dan Windows XP .Kinerja, aturan umum, semakin cepat koneksi internet Anda dan semakin RAM (memori) yang Anda miliki, semakin cepat pesan Anda akan dikirim keluar. Koneksi internet langsung (tidak bisa dari belakang router) dengan IP statis atau dinamis diperlukan.
syaiful
Active Directory Domain Service
syaiful
WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah sebuah forum industri yang mensertifikasi dan menstandarisasi produk-produk yang mengimplementasikan standar 802.16 (WiMAXMAN) yang dikembangkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE). Tahun 2002 terbentuk forum Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX) yang mengacu pada standar 802.16 dan bertugas menginterkoneksikan berbagai standar teknis yang bersifat global menjadi satu kesatuan.
WiMAX merupakan teknologi nirkabel yang dapat mengatasi berbagai aplikasi dengan cakupan MAN, berbeda dengan IEEE 802.11 WiFi (Wireless Fidelity) yang hanya dapat mencakup LAN. Saat ini, teknologi WiFi digunakan untuk jaringan fisik terutama untuk koneksi satu base-station ke base-station yang lain (backhaul) atau ke switching centre. Meskipun penggunaan teknologi WiFi cukup praktis, akan tetapi penggunaan WiFi untuk koneksi backhaul akan menimbulkan beberapa potensi permasalahan karena teknologi WiFi dirancang dan dioptimasi untuk penggunaan dengan cakupan LAN. Penggunaan WiMAX untuk koneksi backhaul pada R-NGN secara teknis dapat dilakukan karena kehadiran WiMAX dapat mengatasi permasalahan pada koneksi backhaul Wi-Fi.
Teknologi WiMAX merupakan solusi untuk kota atau daerah pedesaan yang belum berkembang dalam penyediaan akses internet.

Pengertian WiMAX

WiMAX merupakan suatu platform yang digunakan pada Metropolitan Area Network (MAN) yang sebelumnya menggunakan fiber optic, GSB, FSL. WiMAX merupakan singkatan Worldwide Interoperability for Microwave Access. Ini merupakan salah satu bentuk teknologi nirkabel yang sedang menjadi pusat perhatian operator telekomunikasi, pebisnis maupun pengguna internet di dunia.
WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) hadir sebagai solusi keterbatasan akses pada Wi-Fi yang dirancang untuk pemakaian dalam ruang. Teknologi yang menggunakan OFDM ini mampu memberikan layanan data berkecepatan hingga 70 Mbps dalam radius 50 km. Radius yang cukup untuk menjadikan WiMAX sebagai jaringan telekomunikasi broadband menggantikan teknologi fixedline. Jika dibandingkan dengan fixedline biaya instalasi jaringan WiMAX jauh lebih murah.

Teknologi WiMAX

WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access ) merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar yang dibangun berdasarkan standar IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineering) 802.16 yang didesain untuk memenuhi kondisi non LOS (Line of Sight) dan menggunakan teknik modulasi adaptif seperti QPSK, QAM 16, dan QAM 64. WiMAX dapat digunakan sebagai alternatif kabel modem dan layanan DSL serta sebagai backhaul untuk hotspot-hotspot Wi-Fi. WiMAX menggunakan teknologi OFDM. OFDM merupakan sebuah teknik multiplexing sinyal dimana sebuah sinyal dibagi menjadi beberapa kanal dengan pita frekuensi yang sempit dan saling berdekatan, dengan setiap kanal menggunakan frekuensi yang berbeda. Jangkauan operasi WiMAX cukup luas sehingga WiMAX dapat menjadi infrastruktur yang tepat untuk meningkatkan penetrasi internet.
syaiful
Sedikit mengintip isi dari ebook troubleshooting perbaikan notebook dan laptop ini misalnya:
1. LCD White Screen, Gambar goyang, Gambar kedip waktu buka/tutup
solusi:
Cek kabel Lcd.
Lepas kabel dibelakang lcd dan yang terhubung dengan Mainboard, bersihkan, pasang lagi. Kabel dibelakang lcd di tambah isolasi.
2. Waktu dinyalakan Lampu di Mainboard nyala terus mati lagi.
solusi:
Bongkar Mainbord, lepas Processor, bersihkan dan pasang lagi. Jika masih sama berarti kerusakan pada Mainboard.
syaiful
These sections introduce you to the concepts and practice of network troubleshooting: Introduction to Network Troubleshooting. Network Troubleshooting FrameworkNetworking basics and components required to participate in a network. Introduction to network connections troubleshooting.Learn how to troubleshoot and resolve common network connection problems, including when to call the relevant organizations for support.Detailed information on how to deal with some common networking problems, tweaks, and advice on important networking tools.Additional information and help with network related commands such as ping, winipcfg, tracert, etc• Microsoft Vista Home Networking Setup and Options The most daunting part of upgrading to Windows Vista may be trying to figure out where in the layers of menus the networking The content of this page is moderated by both Steam Support and the Steam user community - any links to outside sites should be treated with caution.
When a home network is not functioning properly, many different possibilities exist for what may be wrong. Follow these tips for basicnetworking troubleshooting of home networking A wide variety of network problems can occur while using your Mac. The causes are just as diverse, however a few techniques can fix a large number of problems.Laporan ini digunakan untuk mengumpulkan informasi dasar yang diperlukan untuk mengidentifikasi dan menentukan masalah, dan juga memberi cara dalam memantau kemajuan dan solusi akhir dari masalah tersebut. Penempatan dan penggunaan tool monitoring menjadi sangat penting bagi operasional Wide Area Network yang tidak boleh terganggu. Troubleshooting Jaringan Permasalahan terjadi! Bahkan ketika jaringan dimonitor, perangkat dapat diandalkan, dan user berhati-hati, Artikel ini dikhususkan pada jaringan wireless dirumahan atau dikantor kecil, walaupun teorinya bisa diterapkan pada metoda troubleshooting masalah jaringan di corporate network juga. misal ke vendor atau ke ISP jika sudah mentok tidak bisa memperbaikinya setelah kita melakukan troubleshooting jaringan tersebut. Bagaimana cara mengetahui di layer mana akar masalah nya, kita bisa mengikuti langkah berikut dengan asumsi komputer kita menggunakan Windows XP / Vista. Langkah 1: Periksa semua jaringan listrik, dari outlet AC sampai ke PSU (power supply unit) PC Anda. Apakah sudah terpasang dengan sempurna. Mulai dari memastikan switch PSU dalam posisi ON, ataupun sekiranya Anda menggunakan UPS . Cara paling mudah adalah dengan menggunakan aplikasi Intel PROSet (jika tersedia). Atau melalui properties pada device WI-Fi ethernet, pada Network Connections. Kemudian pilih Configure. Pada tab Adcanced, terdapat setting untuk Monitoring traffic merupakan cara monitoring jaringan yang jauh lebih canggih. Ia melihat traffic paket yang sebenarnya dan membuat laporan berdasarkan traffic jaringan tersebut. Program seperti Flukes Network Analyzer merupakan contoh . Bersama dengan proses yang diuraikan sebelumnya, ada tool software bagi administrator jaringan yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah konektivitas jaringan. Tool ini dapat membantu dalam troubleshooting Local Area Network, Monitor Your Network Fast Monitor apps, servers, networks Open Source, Easy to Install www.zenoss.com/ Internet Help Instantly Problems Connecting To A Wireless Network?Proses user login ke jaringan akan memastikan bahwa koneksi itu sedang bekerja dengan baik atau jika tidak bagian jaringan akan segera dihubungi. Namun, ini bukanlah cara yang paling baik atau efisien dalam memonitoring jaringan yang ada. . Bersama dengan proses yang diuraikan sebelumnya, ada tool software bagi administrator jaringan yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah konektivitas jaringan. Tool ini dapat membantu dalam troubleshootingLocal Area Network , Namun jika banyak terdapat LAN yang terpisah dibeberapa tempat yang secara geografis cukup jauh dan saling berhubungan disebut juga jaringan namun cakupannya lebih luas, atau disebut denganWide Area Network (WAN). . Masalah DHCP server. Setelah jaringan sukses terkoneksi, maka Anda harus mengaktifkan DHCP server. DHCP server ini berguna untuk memberikan IP secara otomatis kepada setiap user. Cara ini memudahkan pengunjung untuk mengakses hotspot Anda (khususnya untuk
Network troubleshooting dapat diartikan sebagai cara atau teknik mengenal (recognizing) dan mendiagnosa (diagnosing) masalah-masalah jaringan dengan tujuan untuk menjaga agar jaringan kita tetap berjalan dengan normal. Bagaimana anda melakukan troubleshooting masalah jaringan? Temukan disini cara-cara melakukan troubleshooting masalah jaringan dalam infrastuktur jaringan.
Jika jaringan mempunyai 3000 host, mem-ping semua perangkat jaringan dan host memakan resource sistem yang sangat besar. Cara lebih baik adalah hanya mem-ping beberapa host, server, router, dan switch yang penting untuk memastikan . Bersama dengan proses yang diuraikan sebelumnya, ada tool software bagi administrator jaringan yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah konektivitas jaringan. Tool ini dapat membantu dalam troubleshootingLocal Area Network,
cara kerja yang terperinci, yaitu dengan memperhatikan hal hal kecil yang ada di komputer, dan kita diharuskan mengetahui seluruh sistem dan cara kerja komputer, jadi pada saat kita melakukan troubleshoot kita melakukanya dengan step yang adalah mau berbagi pengetahuan, selain itu support juga harus mau mengedukasi user,melatih user, supaya menggunakan aplikasi dan periferal secara efektif dan mengajari mereka bagaimana cara melaporkan masalahkomputer secara akurat.
syaiful
Persiapan Bagian Software.
Downloadlah software untuk mengkoneksikan 2 WIFI, yang bernama WIPEER, setelah itu install di salah satu komputer yang terdapat WIFI nya. Jangan di install di PC yang lain. Dalam Suatu Group WIPEER boleh di instal hanya pada 1 PC atau LAPTOP saja.
Satu hal lagi bahwa tidak perlu terkoneksi ke internet untuk melakukan transfer data/chatting/gaming de el el. Anda bisa transfer data antar laptop pada jarak max 300 meter. Bisa dilakukan berkelompok/group. Hanya cukup dengan laptop/pc yang dilengkapi wifi. Jangan takut mencoba sebelum mencoba.
“Anda bisa transfer data/chatting/game antar laptop pada jarak max 300 meter”
Langkah-langkah MEMANGUN JARINGAN 2 PC DENGAN WIFI
1. Install program wipeer pada laptop anda, di salah satu PC komputer, ataujuga di LAPTOP, yang perlu diperhatikan WIPEER hanya di install untuk 1 komputer saja, jangan di install di 2 komputer, menyebabkan error.
2. Setelah instalasi wipeer berhasil maka anda bisa melihat display program wipeer. Setting/atur beberapa fungsi program wipeer agar dapat digunakan dengan benar. Yang perlu anda perhatikan dalam proses setting program ini adalah pada (SSID) yang berfungsi sebagai ad hoc nama jaringan peer 2 peer laptop. Sebaiknya anda berikan nama yang sama pada SSID, karena jika berbeda tidak akan dapat terhubung p2p dengan laptop lain.
3. Apabila anda telah melakukan settingan pada program wipeer dengan benar. Coba cek koneksi pada wireless network connections pada laptop anda. Apakah nama SSID yang telah anda buat telah ada di pilihan jaringan (network) wifi. Jika nama SSID sudah ada dan terdapat gambar p2p laptop (gambar 2 laptop yang terhubung oleh wifi)
4. cek kembali status koneksi pada wireless network connections. Jika telah terhubung (connection) maka program wipeer dapat anda gunakan. Anda bisa bersharing data/chatting/gaming dll sesuka anda. Selamat mencoba.
syaiful
Gejala: Setelah Anda mengubah password administrator pada server 2003, Anda tidak dapat mengakses beberapa informasi seperti server event log.

Cause: When using Reset Password on Local Users and Groups, that may cause irreversible loss of information. Menyebabkan: Bila menggunakan RESET Sandi Lokal Users and Groups, yang dapat menyebabkan hilangnya informasi yg tak dpt diubah. You should use Ctrl+Alt+Del instead of Reset Password to change administrator password. Anda harus menggunakan Ctrl + Alt + Del, bukan Reset Password untuk mengubah password administrator.
Some Services Do Not Start After You Upgrade to Win 2003 Beberapa Layanan Tidak Mulai Setelah Anda Upgrade ke Win 2003
Symptoms: After you upgrade your w2k to 2003, when attempting to start the computer, some Windows services do not start. Gejala: Setelah Anda meng-upgrade w2k ke 2003, ketika mencoba untuk memulai komputer, beberapa layanan Windows tidak dimulai. Additionally, you may receive a message that states that the page file is too small or that you do not have a page file. Selain itu, Anda mungkin akan menerima pesan yang menyatakan bahwa halaman file yang terlalu kecil atau yang tidak memiliki halaman file.
Resolutions: This behavior occurs if you removed Read & Execute, List Folder Contents and Read permissions for the Authenticated Users group on the drive where Windows is installed before you upgrade to 2003. Resolusi: perilaku ini terjadi jika Anda hapus Baca & Jalankan, Daftar Isi Folder dan Baca izin untuk dikonfirmasi User grup pada drive di mana Windows diinstal sebelum anda meng-upgrade ke 2003. To resolve this issue, add the Authenticated Users group to the drive where Windows is installed, and then assign permissions. Untuk mengatasi masalah ini, tambahkan ke grup dikonfirmasi User drive di mana Windows terinstal, dan kemudian memberikan izin.
"STOP 0x0000008E" Error Message Occurs When You Upgrade to Windows Server 2003 "STOP 0x0000008E" Pesan Kesalahan terjadi jika Anda Upgrade ke Windows Server 2003
Symptoms: When attempting to upgrade a 2000 Server computer to Server 2003, you may receive a Stop error message similar to the following during the text-mode portion of Setup: STOP: 0x0000008E (0xC0000006, 0x808F1210, 0xFC99F5C0). Gejala: Ketika mencoba untuk meng-upgrade sebuah komputer Server 2000 ke Server 2003, Anda mungkin akan menerima pesan kesalahan Berhenti serupa dengan berikut ini pada teks-mode dari Setup: STOP: 0x0000008E (0xC0000006, 0x808F1210, 0xFC99F5C0). Additionally, you can no longer access the partition that contains the operating system. Selain itu, Anda tidak lagi dapat mengakses partisi yang berisi sistem operasi.

Resolutions: To avoid this problem, remove the disk that contains the Winnt.sif file from the computer's floppy disk drive before you upgrade to Server 2003. Resolusi: Untuk menghindari masalah ini, hapus disk yang berisi Winnt.sif file dari komputer floppy disk drive sebelum anda meng-upgrade ke Server 2003. The Winnt.sif file is only used in unattended installations. Winnt.sif file yang hanya digunakan dalam instalasi tanpa perawatan. Do not use it with the repartition=yes parameter when you upgrade a 2000 server to Server 2003. Jangan gunakan dengan repartition = yes parameter ketika anda meng-upgrade sebuah server 2000 ke Server 2003.
Windows 2000 Pro or 2003 Server Is Inaccessible from the Domain 2000 Pro atau Windows Server 2003 is Inaccessible dari Domain
Symptoms: When attempting to connect to a Windows 2000 Pro or 2003 server from other computers on the network, you may receive one of the following error messages. Gejala: Ketika mencoba untuk menyambung ke Windows 2000 Pro atau 2003 server dari komputer lain pada jaringan, Anda mungkin menerima salah satu pesan kesalahan berikut.

* From a Microsoft Windows NT Server 4.0-based computer, you receive the following error message: Error = There are currently no logon servers available to service the logon request. Dari Microsoft Windows NT Server 4,0 berbasis komputer, Anda menerima pesan kesalahan berikut: Error = Saat ini tidak ada logon server tersedia untuk melayani permintaan logon.
* From a Microsoft Windows 98-based computer, you receive the following error message: Error 2215: serverrname is not accessible. Dari Microsoft Windows 98 berbasis komputer, Anda menerima pesan kesalahan berikut: Error 2215: serverrname tidak dapat diakses. The logon server cannot be found Logon server yang tidak dapat ditemukan

The Windows 2000 Pro or 2003 server is logged on to the domain and can connect to everything else on the network, but Event Viewer shows that the computer cannot contact the domain controller. Windows 2000 Pro atau 2003 server login ke domain dan dapat terhubung ke semua orang lain pada jaringan, tetapi Even Viewer menunjukkan bahwa komputer tidak dapat menghubungi domain controller. The Netdiag utility reports that the computer is logged on to the domain through cached credentials. Utilitas yang Netdiag laporan bahwa komputer ini login ke domain melalui credentials cache.

Resolutions : To resolve this behavior, join the Windows 2000 Pro or 2003 server to a workgroup named WORKGROUP, and then restart the computer. Resolusi: Untuk ini perilaku tersebut, bergabung dengan Windows 2000 Pro atau 2003 server yang bernama workgroup WORKGROUP, kemudian restart komputer. Rejoin the computer to the domain, and then restart the computer again. Bergabung kembali komputer ke domain, dan kemudian restart komputer lagi. The computer no longer logs on through cached credentials. Komputer tidak lagi pada log cache melalui surat.
Diposkan oleh dic_hate di 22:03
Label: Windows
syaiful
Koneksi dengan Wi-Fi Kadang Terputus
Permasalahan: Koneksi network dengan menggunakan Wi-Fi, sesekali terputus secara tiba-tiba. Tanpa sebab yang jelas. Hal ini sesekali terjadi pada notebook Centrino yang sudah dilengkapi dengan koneksi Wi-Fi.
Solusi: Biasanya ini disebabkan karena power saving mode. Notebook Centrino secara default membuat fungsi ini enable dengan maksud untuk menghemat konsumsi baterai. Cara paling mudah adalah dengan menggunakan aplikasi Intel PROSet (jika tersedia).
Atau melalui properties pada device WI-Fi ethernet, pada Network Connections. Kemudian pilih Configure. Pada tab Adcanced, terdapat setting untuk mengoptimalkan konsumsi daya. Ad Hoc Transmit Power, berpengaruh dengan jarak jangkau. Sedangkan Power Management, akan menyesuaikan dengan kondisi baterai, dan waktu idle notebook. Dan secara otomatis akan menurunkan konsumsi listrik dari baterai.
Hal ini, yang kemungkinan menyebabkan koneksi Wi-Fi terputus. Jadi ada dua alternatif yang dapat dilakukan.
Pilihan 1: Setting posisi maksimal untuk kedua fungsi ini. Apalagi jika Anda tidak khawatir dengan kapasitas baterai yang tersisa. Karena tersedia tombol shortcut untuk langsung mematikan fungsi Wi-Fi di kebanyakan notebook Centrino.
Pilihan 2: Sesuaikan dengan gaya penggunaan notebook Anda. Pelajari waktu idle penggunaan notebook. Dan mencobanya sesuai dengan kebiasaan penggunaan sehari-hari. Tentunya Anda tidak ingin koneksi Wi-Fi Anda tiba-tiba terputus karena waktu idle 5 menit telah terlewati. Padahal Anda hanya meninggalkan notebook Anda, untuk sekadar ke WC ataupun membuat secangkir kopi hangat.
syaiful
Wi-Fi (Wireless Fidelity)
Wi-Fi (Wireless Fidelity) adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan cepat. Wi-Fi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses internet, Wi-Fi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di perusahaan. Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi dengan “Kebebasan” karena teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses internet atau mentransfer data dari ruang meeting, kamar hotel, kampus, dan café-café yang bertanda “Wi-Fi Hot Spot”.
Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk pengunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.
spesifikasi
Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g, and 802.11n. Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.
Spesifikasi Wi-Fi
Spesifikasi Kecepatan Frekuensi
Band Cocok
dengan
802.11b
11 Mb/s
2.4 GHz
B
802.11a
54 Mb/s 5 GHz A
802.11g
54 Mb/s 2.4 GHz b, g
802.11n
100 Mb/s 2.4 GHz b, g, n

Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.
Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).
Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan edical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.
Kelebihan Wi-fi
Tingginya animo masyarakat -khususnya di kalangan komunitas Internet- menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua faktor.
1) kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel.
2) pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot.
Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut -yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan- dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat. Juga salah satu kelebihan dari Wi-Fi adalah kecepatannya yang beberapa kali lebih cepat dari modem kabel yang tercepat. Jadi pemakai Wi-Fi tidak lagi harus berada di dalam ruang kantor untuk bekerja
Wi-fi Hardware
Hardware wi-fi yang ada di pasaran saat ini ada berupa
Wi-fi dalam bentuk PCI Wi-fi dalam bentuk USB
Ada 2 mode akses koneksi Wi-fi, yaitu
Ad-Hoc
Mode koneksi ini adalah mode dimana beberapa komputer terhubung secara langsung, atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to-Peer. Keuntungannya, lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus membeli access point
Infrastruktur
Menggunakan Access Point yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).
Kelemahan pada wifi
Mudahnya dihacking oleh para hacer untuk mencuri password pengguna wi-fi
Cara adalah sebagai berikut:
Pertama kita harus mengetahui perbedaan antara jaringan Hub dan Switch:
* Pada jaringan hub semua data yang mengalir di jaringan dapat dilihat/diambil oleh komputer manapun yang ada di jaringan asalakan komputer tersebut merequest data tersebut, kalo tidak direquest ya tidak akan datang.
* Pada jaringan switch hanya komputer yang melakukan pertukaran data yang dapat melihat data tersebut, komputer2 lain tidak berhak merequest data tersebut.
Masalahnya adalah harga dari router hub dan switch tidak berbeda jauh sehingga kebanyakan tempat sekarang sudah menggunakan metode switch yang menyulitkan untuk network hacking.
Hacking ini menggunakan teknik:
* Sniffing
* ARP Poison Routing
Kedua Teknik di atas tidak akan bisa dicegah oleh firewall apapun di komputer korban, dijamin.
Important Note: ARP Poison Routing dapat meyebabkan denial of service (dos) pada salah satu / semua komputer pada network anda
Kelebihan:
* Tidak akan terdeteksi oleh firewall tipe dan seri apapun karena kelemahannya terletak pada sistem jaringan bukan pada komputernya
* Bisa mencuri semua jenis login password yang melalui server HTTP
* Bisa mencuri semua login password orang yang ada di jaringan Hub selama program diaktifkan
* Untuk ARP Poisoning bisa digunakan untuk mencuri password di HTTPS
* Semua programnya free
* Untuk jaringan Switch harus di ARP poisoning 1 persatu dan bandwidth anda akan termakan banyak untuk hal itu (kalo inet super cepat ga masalah)
* Ketahuan / tidak oleh admin jaringan di luar tanggung jawab saya
Mulai dari sini anggap bahwa di network dalam kisah ini ada 3 komputer, yaitu:
* Komputer Korban
* Komputer Hacker
* Server
Langkah-langkah pertama:
1. Cek tipe jaringan anda, anda ada di jaringan switch / hub. Jika anda berada di jaringan hub bersyukurlah karena proses hacking anda akan jauh lebih mudah.
2. Download program-program yang dibutuhkan yaitu Wireshark dan Cain&Abel.Code:
http://www.wireshark.org/download.html
http://www.oxid.it/cain.html
Cara Menggunakan WireShark:
* Jalankan program wireshark
* Tekan tombol Ctrl+k (klik capture lalu option)
* Pastikan isi pada Interfacenya adalah Ethernet Card anda yang menuju ke jaringan, bila bukan ganti dan pastikan pula bahwa “Capture packets in promiscuous mode” on
* Klik tombol start
* Klik tombol stop setelah anda merasa yakin bahwa ada password yang masuk selamaanda menekan tombol start
* Anda bisa melihat semua jenis packet yang masuk dan keluar di jaringan (atau pada komputer anda saja jika network anda menggunakan Swtich
* Untuk menganalisis datanya klik kanan pada data yang ingin di analisis lalu klik “Follow TCP Stream” dan selamat menganalisis paketnya (saya tidak akan menjelaskan caranya karena saya tidak bisa )
* Yang jelas dari data itu pasti di dalamnya terdapat informasi2 yang dimasukkan korban ke website dan sebaliknya
Cara di atas hanya berlaku apabila jaringan anda adalah Hub bukan switch
Dari cara di atas anda dapat mengetahui bahwa jaringan anda adalah hub/switch dengan melihat pada kolom IP Source dan IP Destination. Bila pada setiap baris salah satu dari keduanya merupakan ip anda maka dapat dipastikan jaringan anda adalah jaringan switch, bila tidak ya berarti sebaliknya.
Cara Menggunakan Cain&Abel:
* Penggunaan program ini jauh lebih mudah dan simple daripada menggunakan wireshark, tetapi bila anda menginginkan semua packet yang sudah keluar dan masuk disarankan anda menggunakan program wireshark
* Buka program Cain anda
* Klik pada bagian configure
* Pada bagian “Sniffer” pilih ethernet card yang akan anda gunakan
* Pada bagian “HTTP Fields” anda harus menambahkan username fields dan password fields nya apabila yang anda inginkan tidak ada di daftar.
Sebagai contoh saya akan beritahukan bahwa kalo anda mau hack password Friendster anda harus menambahkan di username fields dan passworsd fields kata name, untuk yang lain anda bisa mencarinya dengan menekan klik kanan view source dan anda harus mencari variabel input dari login dan password website tersebut. Yang sudah ada di defaultnya rasanyan sudah cukup lengkap, anda dapat mencuri pass yang ada di klubmentari tanpa menambah apapun.
* Setelah itu apply settingannya dan klik ok
* Di menu utama terdapat 8 tab, dan yang akan dibahas hanya 1 tab yaitu tab “Sniffer” karena itu pilih lah tab tersebut dan jangan pindah2 dari tab tersebut untuk mencegah kebingungan anda sendiri
* Aktifkan Sniffer dengan cara klik tombol sniffer yang ada di atas tab2 tersebut, carilah tombol yang tulisannya “Start/Stop Sniffer”
* Bila anda ada di jaringan hub saat ini anda sudah bisa mengetahui password yang masuk dengan cara klik tab (Kali ini tab yang ada di bawah bukan yang di tengah, yang ditengah sudah tidak usah diklik-klik lagi) “Passwords”
* Anda tinggal memilih password dari koneksi mana yang ingin anda lihat akan sudah terdaftar di sana
* Bila anda ternyata ada di jaringan switch, ini membutuhkan perjuangan lebih, anda harus mengaktifkan APR yang tombolonya ada di sebelah kanan Sniffer (Dan ini tidak dijamin berhasil karena manage dari switch jauh lebih lengkap&secure dari hub)
* Sebelum diaktifkan pada tab sniffer yang bagian bawah pilih APR
* Akan terlihat 2 buah list yang masih kosong, klik list kosong bagian atas kemudian klik tombol “+” (Bentuknya seperti itu) yang ada di jajaran tombol sniffer APR dll
* Akan ada 2 buah field yang berisi semua host yang ada di jaringan anda
* Hubungkan antara alamat ip korban dan alamat ip gateway server (untuk mengetahui alamat gateway server klik start pada komp anda pilih run ketik cmd lalu ketik ipconfig pada command prompt)
* Setelah itu baru aktifkan APR, dan semua data dari komp korban ke server dapat anda lihat dengan cara yang sama.
Anda dapat menjalankan kedua program di atas secara bersamaan (Cain untuk APR dan wireshark untuk packet sniffing) bila ingin hasil yang lebih maksimal.
Password yang bisa anda curi adalah password yang ada di server HTTP (server yang tidak terenkripsi), bila data tersebut ada di server yang terenkripsi maka anda harus mendekripsi data tersebut sebelum memperoleh passwordnya (dan itu akan membutuhkan langkah2 yang jauh lebih panjang dari cara hack ini)
Untuk istilah-istilah yang tidak ngerti bisa dicari di wikipedia (tapi yang inggris ya kalo yang indo jg belum tentu ada).
Secara teknologis jalur frekuensi -baik 2,4 GHz maupun 5 GHz- yang menjadi wadah operasional teknologi Wi-Fi tidak bebas dari keterbatasan .
Pasalnya, pengguna dalam suatu area baru dapat memanfaatkan sistem Internet nirkabel ini dengan optimal, bila semua perangkat yang dipakai pada area itu menggunakan daya pancar yang seragam dan terbatas.
Apabila prasyarat tersebut tidak diindahkan, dapat dipastikan akan terjadi harmful interference bukan hanya antar perangkat pengguna Internet, tetapi juga dengan perangkat sistem telekomunikasi lainnya.
Bila interferensi tersebut berlanjut -karena penggunanya ingin lebih unggul dari pengguna lainnya, maupun karenanya kurangnya pemahaman terhadap keterbatasan teknologinya- pada akhirnya akan membuat jalur frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.
Keterbatasan lain dari kedua jalur frekuensi nirkabel ini (khususnya 2,4 GHz) ialah karena juga digunakan untuk keperluan ISM (industrial, science and medical).
Konsekuensinya, penggunaan komunikasi radio atau perangkat telekomunikasi lain yang bekerja pada pada pita frekuensi itu harus siap menerima gangguan dari perangkat ISM, sebagaimana tertuang dalam S5.150 dari Radio Regulation.
Dalam rekomendasi ITU-R SM.1056, diinformasikan juga karakteristik perangkat ISM yang pada intinya bertujuan mencegah timbulnya interferensi, baik antar perangkat ISM maupun dengan perangkat telekomunikasi lainnnya.
Rekomendasi yang sama menegaskan bahwa setiap anggota ITU bebas menetapkan persyaratan administrasi dan aturan hukum yang terkait dengan keharusan pembatasan daya.
Menyadari keterbatasan dan dampak yang mungkin timbul dari penggunaan kedua jalur frekuensi nirkabel tersebut, berbagai negara lalu menetapkan regulasi yang membatasi daya pancar perangkat yang digunakan.
Sinyal Wireless
Sinyal wireless LAN normalnya dapat ditangkap pada kisaran sekitar 200 meter dari access point, tetapi client yang menggunakan antena eksternal dapat menangkap sinyal sampai sejauh 1000 meter. Apabila anda menempatkan AP dekat pintu atau jendela, dapat dipastikan para tetangga dapat ikut menikmati akses Internet atau melakukan sniffing terhadap traffic network.
Apabila infrastruktur wireless LAN itu melibatkan koneksi wireless antar-gedung tinggi, maka client yang tidak diinginkan dapat melakukan sniffing dari bawah sejauh sampai 2.500 kaki (762 meter). Jadi walaupun sinyal wireless LAN para ISP yang dipasangkan di puncak-puncak gedung tinggi dapat di-sniffing dari bawah (dikenal sebagai war flying).
Jika anda ingin connect internet menggunakan wifi sementara anda jauh AP atau dari tempat wifi yang tersedia anda bisa mendekatkan diri dengan area tersebut dan bisa main internet sepuasnya dengan langkah sebagai berikut
1) Anda harus memiliki USB Wireless Adapter. Yang bisa anda dapatkan ditoko toko komputer dengan harga berkisar Rp 210.000 (cukup murah untuk technology secanggih ini) + antenna UHF bentuk parabola.
2) Langkah ini merupakan langkah kunci, yaitu dengan menggunakan antenna UHV yang berbentuk Grid Parabolic sebagai Reflector untuk memperkuat sinyal.
3) Untuk lebih memperkuat daya reflexy dari parabole anda dapat menambahkan kawat kasa pada seluruh permukaan, lalujangan lupa disekrup dengan rangka parabola. Anda juga bisa menambahkan alumunium foil.
4) Pasanglah USB WiFi Adapter pada tiang penyangga yang ada di tengah parabola. Apabila terlalu panjang dari fokusnya dapat dipotong.
Usahakan agar USB WiFI terletak pada fokus parabola. Ingat kan rumus fokus parabola. Kalau ragu nih rumus sederhananya.
F= D(kuadrat) / 4(kuadrat).c
D: diameter parabola
C: kedalaman parabola
5) pasang kabel USB( High Speed 2.0 usb cable system) sedemikian rupa.
6) Lalu pasang kembali tiang penyangga USB wifi pada parabola. Pasang pada pipa besi untuk mempermudah antenne supaya enak diputar putar.
7) Kalau udah install driver USB WiFI tadi (bawaan pabrik).
Lalu install “NETWORK STUMBLER” untuk mencari sinyal yang kuat dan terdekat.
Pasang antenna diluar dan masukkan kabel USB pada port komputer anda. Scan pake Net Stumbler. Cari jaringan yang ngga’ di ENCRYPT dan jaraknya paling deket dengan anda. Lalu join aja.
Akses ke wifi :
jenis :
secure, artinya untuk dapat mengakses kita harus memasukkan password
unsecure, artinya kita bisa mengakses wifi tanpa harus mengisikan password, jd langsung konek.
Yang unsecure, kadang juga tidak bisa mengakses internet walau bisa konek ke jaringan. Hal ini karena ada pengaturan IP. Untuk server yang menggunakan ip dinamik, maka kita tidak usah pusing dengan ip, karena ip sdh otomatis dimasukkan oleh server ke klien (computer kita).
Untuk server yang menggunakan static ip, maka kita harus secara manual memasukkan ip untuk computer/laptop kita.
Jika kita bisa konek ke wifi tp tidak bisa akses internet, cobalah ubah ip laptop kita. Caranya :
klik kanan icon wifi di bawah kanan layar
pilih properties
pilih Advanced
pada bagian connection pilih Internet Protocol (TCP/IP)
pilih static ip
pada ip isi : 192.168.0.212
pada Net Mask isi : 255.255.255.0
pada getway isi : 192.168.0.1
pada dns server isi : 192.168.0.1
klik ok.
syaiful
DBDesigner 4

DBDesigner 4 is a visual database design system that integrates database design, modeling, creation and maintenance into a single, seamless environment. DBDesigner 4 adalah visual desain database sistem yang mengintegrasikan desain database, model, penciptaan dan pemeliharaan menjadi satu, mulus lingkungan.

It combines professional features and a clear and simple user interface to offer the most efficient way to handle your databases. Ini menggabungkan fitur dan profesional yang jelas dan sederhana antarmuka pengguna untuk menawarkan cara yang paling efisien untuk menangani database Anda.

DBDesigner 4 compares to products like Oracle's Designer ©, IBM's Rational Rose ©, Computer Associates's ERwin © and theKompany's DataArchitect © but is an Open Source Project available for Microsoft Windows© 2k/XP and Linux KDE/Gnome. It is release on the GPL. DBDesigner 4 membandingkan dengan produk seperti Oracle Designer ©, IBM Rational Rose ©, Computer Associates's Erwin © dan theKompany's DataArchitect © tapi merupakan sebuah Open Source Project tersedia untuk Microsoft Windows © 2k/XP dan Linux KDE / Gnome. Hal ini rilis pada GPL.


DBDesigner 4 and MySQL DBDesigner 4 dan MySQL

DBDesigner 4 is developed and optimized for the open source MySQL-Database to support MySQL users with a powerful and free available design tool. DBDesigner 4 adalah dikembangkan dan dioptimalkan untuk open source MySQL-Database MySQL untuk mendukung pengguna dengan kuat dan alat desain yang tersedia gratis.

All MySQL specific features have been built in to offer the most convenient way to design and keep control of your MySQL-Databases. Semua fitur khusus MySQL telah dibangun di untuk menawarkan cara yang paling nyaman untuk merancang dan menjaga kontrol terhadap MySQL-Databases Anda.



DBDesigner 4 - Features DBDesigner 4 - Fitur

DBDesigner 4 provides powerful features to create a visual model of any database. DBDesigner 4 memberikan fitur canggih untuk menciptakan model visual database.

Starting from a reverse engineering engine to automatically retrieve a model from existing databases, extensive modeling tools and editors to a syncronisation function which will apply model changes automatically to the underlying database - it is all part of DBDesigner 4. Mulai dari mesin untuk reverse engineering secara otomatis mengambil model dari database yang ada, alat-alat pemodelan yang luas dan editor untuk sebuah fungsi syncronisation yang akan menerapkan perubahan model secara otomatis ke database - itu adalah bagian dari DBDesigner 4.


Design Mode vs. Query Mode Desain Mode vs Query Mode

DBDesigner 4 supports two switchable userinterfaces. 4 mendukung dua DBDesigner switchable userinterfaces. The Design Mode is used to create and maintain the visual databases model. Desain Mode yang digunakan untuk membuat dan memelihara database visual model. The Query Mode is used to work with table data and build complex SQL query statements for the use in PHP, Kylix or another programming language. Query Mode yang digunakan untuk bekerja dengan tabel data dan membangun pernyataan query SQL yang kompleks untuk penggunaan di PHP, Kylix atau bahasa pemrograman lain.


Plugins and Open Source Plugin dan Open Source

The models created in DBDesigner 4 are stored in XML. Model-model yang dibuat dalam DBDesigner 4 disimpan dalam XML. They can be modified by third party plugins which are direcly launched from within DBDesigner 4 and other third party products. Mereka dapat dimodifikasi oleh pihak ketiga direcly plugin yang diluncurkan dari dalam DBDesigner 4 dan produk pihak ketiga lainnya.
Because DBDesigner 4 is an Open Source project it is easy for programmes to develop new plugins or expand DBDesigner 4 to adapt specific needs. Karena DBDesigner 4 adalah proyek Sumber Terbuka itu adalah mudah bagi program-program untuk mengembangkan plugin baru atau memperluas DBDesigner 4 untuk menyesuaikan kebutuhan spesifik.


List of features Daftar fitur
• Available on Linux / MS Windows Tersedia di Linux / MS Windows
• User Interfaced based on industry standard layouting software Pengguna dihubungkan didasarkan pada standar industri perangkat lunak layouting
o Canvas navigation similar to Adobe Illustrator® and Photoshop® Kanvas navigasi serupa dengan Adobe Illustrator dan Photoshop ® ®
o Palettes (docked / floating) including "Bird Eyes view" Palet (berlabuh / mengambang) termasuk "Burung Mata view"
o Available objects include tables, realtions, labels, regions, images Tersedia benda termasuk meja, realtions, label, daerah, gambar
o Extensive Drag'n'drop support Luas dukungan Drag'n'drop
o Extensive Popup-Menu support Extensive Popup-Menu support
o Advanced Editors Advanced Editors
o UNLIMITED Undo-/Redo- functions Undo-/Redo- UNLIMITED fungsi
o Copy-/Cut-/Paste clipboard functions (XML, DDL) Copy-/Cut-/Paste fungsi clipboard (XML, DDL)
o Align functions Rata fungsi

• Design Mode / Query Mode Design Mode / Query Mode
• Reverse engineering MySQL, Oracle, MSSQL and any ODBC databases Reverse engineering MySQL, Oracle, MSSQL dan setiap ODBC database
• Userdefined schema-generation Skema-generasi Userdefined
• Model-To-Database syncronisation Model-To-Database syncronisation
• Index support Indeks dukungan
• Automatic foreign key placement Otomatis penempatan kunci asing
• Weak entity support Entitas lemah dukungan
• Standard Inserts storing and sync Menyisipkan standar penyimpanan dan sinkronisasi
• Full documentation capabilities Dokumentasi lengkap kemampuan
• Advanced model printing Advanced model cetak
• Output as image Output gambar
• All MySQL datatypes with all options Semua MySQL datatypes dengan semua pilihan
• User defined datatypes Ditetapkan pengguna datatypes
• Database storage, ability to save model within database Database penyimpanan, kemampuan untuk menyimpan dalam database model
• Network-/Multiuser access through database storage Network-/Multiuser akses melalui penyimpanan database
• Version control* Version control *
• SQL Query Builder SQL Query Builder
• SQL Command History SQL Command Sejarah
• SQL Command storage within model Perintah SQL penyimpanan dalam model
• Plugin interface Plugin interface
* Version control only available when using database storage * Versi DNS hanya tersedia bila menggunakan penyimpanan database


Further development Perkembangan selanjutnya

DBDesigner 4 is constantly under development. DBDesigner 4 adalah terus-menerus dalam pengembangan. You can see the current ToDo List by following the link below. If you have any wish for improvement or you want to submit a bug please take a look at the service section. Anda dapat melihat Daftar ToDo saat ini dengan mengikuti link di bawah ini. Jika Anda memiliki keinginan untuk perbaikan atau anda ingin mengirimkan bug silahkan lihat di bagian layanan.
• DBDesigner4 Forum DBDesigner4 Forum
• Bug Tracker Bug Tracker
• Service section Layanan bagian
DBDesigner 4 - Screenshots

Click onto the following links to display the screenshots. Klik ke link berikut untuk menampilkan screenshot.

• A simple model at 75% Sebuah model sederhana 75%
• The Table Editor Tabel Editor
• The Relation Editor Hubungan Editor
• The Datatype Editor The datatype Editor
• Database Connection Editor Koneksi database Editor
• Reverse Engineer Dialog Reverse Engineer Dialog
• Database Syncronisation Database Syncronisation
• The Query Mode Query Mode
• Store Querys and edit BLOBs Toko Querys dan mengedit gumpalan
• Printing Percetakan